Jumat, 15 Mei 2015

Keutmaan Orang yang Meninggalkan Syubhat

[48] Diriwayatkan daru Nu'man bin Basyir radhiallahu 'anhuma ia berkata,
'aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda,
"Hal-hal yang halal telah jelas, demikian pula yang haram telah jelas. Di antara keduanya ada hal hal yang syubhat yang tidak diketahui oleh sebagian besar manusia. Barangsiapa yang meninggalkan syubhat berarti ia telah terbebas (dari hal-hal yang tidak patut) bagi agama dan kehormatan dirinya. Barangsiapa yang terjatuh kedalam syubhat adalah seperti seorang pengembala yang mengembalakan ternaknya di sekitar tanaman terlarang, dikhawatirkan suatu waktu ia akan terjerumus di dalamnya. Ingatlah bahwa penguasa memiliki larangan. Dan ingatlah bahwa larangan Allah 'azza wajalla di bumi-Nya adalah apa apa yang diharamkan oleh-Nya. Ingatlah bahwa didalam tubuh manusia itu ada segumpal daging. Jika ia baik maka baiklah seluruh tubuhnya dan jika ia rusak maka rusaklah seluruh tubuhnya. Ingatlah bahwa segumpal daging itu adalah hati".
(H.R;Bukhari: 52)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar